Sebuah Persimpangan
Ada yang bilang hidup ibarat sebuah rumah, orang-orang datang dan pergi ke rumahmu. Ada yang betah bertahan, ada yang bertamu sebentar, bahkan ada yang hanya sampai depan pintu. Lalu pertanyaanku, Termasuk definisi yang manakah maksud dari kehadiranmu? Hanya bertamu atau hanya sampai depan pintu? Tidak, aku rasa untuk sampai depan pintu rumahku saja masih sangat jauh. Apalagi untuk bertamu. Sejujurnya, sampai depan pintuku atau bertamu, Bukan urusanku, bukan masalahku. Aku sebagai pemilik rumah, tidak bisa memaksa siapa yang harus berkunjung, termasuk kamu. Bagiku, kita hanya sebatas orang asing yang dipertemukan oleh ketidaksengajaan. Bagiku, kita sekedar melintas dalam persimpangan yang sama, seakan menuju tempat yang sama. Berbincang karena keadaan, dan tertawa atas sebuah kejadian. Setelah itu, kita kembali menjadi orang asing, yang tak pernah saling menyapa. Tapi yang harus kamu tau, Aku senang pernah melinta...