Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Pertemuan Kita

Pertemuan Pertama Aku, mengenalmu sebelas tahun silam. Pertemuan pertama yang mungkin tidak sesuai rencana. Pertemuan pertama yang terkesan menyakitkan. Pertemuan pertama untuk sebuah perpisahan. Sembilan tahun silam, aku semakin takut kehilangan seorang teman sepertimu. Aku tak yakin perasaan apa ini. Tapi yang ku tau, aku senang berada di dekatmu. Aku merasa aman di sekitarmu. Aku merasa nyaman bersamamu. Aku menjadi diriku sendiri. Aku mengerti apa yang aku mau, aku mengerti apa yang harus ku tinggalkan. Aku, merasa utuh. Aku bisa memperlihatkan sisi lemahku. Aku bisa memperlihatkan sisi terburukku. Aku bisa menunjukkan sisi terbaikku tanpa takut adanya persaingan. Karena aku percaya. Apapun itu, kita bisa saling mengimbangi. Bagaimapun itu, kita bisa saling memberikan dukungan. Kita bisa saling menasehati. Kita bisa saling memberi. Kita bisa saling bebas berpendapat. Kita bisa saling memperbaiki. Kita bisa saling melengkapi. Aku sudah memiliki impian bersama...

Karena Kita Seorang Manusia

Karena kita hanyalah seorang manusia. Karena kita memiliki perasaan. Karena kita bisa saling menyakitkan. Tolong, hargai setiap keberadaan manusia. Tolong, hormati setiap manusia. Sekalipun aku mampu membayar jasanya, Sekalipun aku mampu memerintahkannya, Sekalipun aku mampu bertindak semauku, Sekalipun aku mampu berkehendak. Tolong, jaga setiap hati manusia. Tolong, lindungi setiap manusia. Tolong, pedulikan setiap manusia. Sekalipun aku mampu mengacuhkannya, Sekalipun aku mampu mengabaikannya, Sekalipun aku mampu melupakannya. Sekalipun aku mampu membencinya. Tolong, cintai setiap manusia. Tolong, berlaku lembut kepada setiap manusia. Sekalipun aku mampu mencacinya, Sekalipun aku mampu menghujatnya, Tolong, berlaku baik kepada setiap manusia. Karena kita berada dalam roda kehidupan, Roda yang selalu berputar mengikuti porosnya, Roda yang selalu berputar menyeimbangi kehidupan. Tolong, perlakukan manusia seperti kita ingin di...